Jumat, 22 Oktober 2010

#20 - aku, kamu


terdera bisikan hampa yang diujar sang pembunuh nestapa
aku memang bukan pujangga, namun mampu bertutur kata.
nadiku dapat tertawa, tanpa menghina
walau dirajam berjuta makna, hanya satu yang akan terburai.
aku, kamu.
tanpa harap berlebih, hanya inginkanmu
untuk dicinta, bukan disandera
hasrat berbisik bukan untuk ternikmat, walau masih berharap untuk menggenggammu.
yakini diri, malaikat hanya ingin terbang bebas
biar lenyap warna pelangi, terbias penas
dengan sejuta harap terbang membuai,
lebih bahagia dirimu.

aku, kamu.
tanpa harap lebih, hanya inginkanmu.

1 komentar: